Phone / Whatsapp: +6281353985589 info@luisaturnip.com
  1. Buddhist Stupa

Mulailah dengan mountain posture.

Pisahkan kaki satu sama lain selebar panjang kaki. Kedua kaki sepenuhnya mendukung berat tubuh. Gerakkan jari-jari kaki ke luar sekitar 15 derajat sudut. Tarik napas, pancangkan tulang ekor Anda dan jongkok sebisa mungkin, pertahankan agar tulang punggung lurus dari tulang ekor Anda sampai ke ubun-ubun kepala Anda. Gabungkan kedua telapak tangan Anda selevel dada. Buang napas dan tetap di pose ini untuk beberapa napas. Untuk kembali, tarik nafas dan pancangkan kaki Anda di pose ini, lepaskan kaki Anda kembali ke posisi semula.

Secara fisik – Memperkuat pergelangan kaki, betis, persendian, dan paha; memperkuat otot inti, membuka dada dan pinggul dan meluruskan tulang belakang.

Secara mental – memberi energi pada pikiran, menstimulasi pikiran.

 

  1. Bridge Leg Up Posture

Berbaring telentang dengan lutut ditekuk di pinggul. Letakkan tangan Anda di atas bahu Anda selevel telinga dengan jari menunjuk ke dalam. Tarik napas dan kuatkan kaki Anda ke lantai dan tangan Anda menempel ke lantai. Dorong dengan tangan, kaki Anda mengangkat panggul dan paha Anda, biarkan beberapa beban tubuh Anda di tangan Anda. Gerakkan kaki kiri Anda di tengah dan angkat kaki kanan dan perlahan naikkan ke langit-langit. Biarkan kepala Anda menggantung dengan bebas. Untuk kembali, lemaskan siku dan istirahatkan punggung bagian bawah.

Manfaat

Secara fisik – memperkuat tangan, pergelangan tangan, dan pergelangan kaki, paha dan betis, membuka dada dan pinggul; merangsang sistem pencernaan, menenangkan sistem saraf, meningkatkan sirkulasi darah.

Secara mental – mengurangi stres dan depresi ringan, menenangkan pikiran, memberi energi pada pikiran.

 

  1. Corpse Pose

 

Pose ini adalah pose relaksasi. Biasanya pose ini digunakan pada akhir sesi yoga selama 15 menit. Ada dua pilihan: satu dengan kaki lurus dan yang lainnya dengan lutut ditekuk untuk wanita yang sedang menstruasi.

Berbaring telentang dengan kaki terentang. Gabungkan kedua telapak kaki. Letakkan tangan Anda menjauh dari sisi Anda dengan telapak tangan menghadap ke atas, pundak Anda sepenuhnya berbaring di lantai. Biarkan tubuh Anda sepenuhnya di lantai. Lemaskan otot Anda. Kendurkan sendi dan otot Anda. Tutup matamu dan rileks.

Manfaat

Secara fisik – menenangkan sistem saraf, melepaskan ketegangan dari tubuh.

Secara mental – mengurangi stres dan depresi, serta mengurangi kecemasan.

 

  1. Upwards Lotus Posture

Duduklah dengan kaki terentang. Tekuk lutut kanan Anda dan letakkan kaki kanan di bagian atas paha kiri. Tekuk lutut kiri dan letakkan di atas paha kanan.

Letakkan tangan Anda di belakang punggung dan perlahan, bersandarlah, turunkan siku untuk menopang tubuh untuk berbaring di atas alas. Tarik nafas. Sokong punggung Anda dengan kedua tangan dan siku di pinggul dan angkat tulang duduk Anda dengan kedua kaki di udara.

Manfaat

Secara fisik – meregangkan punggung dan pergelangan kaki, menguatkan tulang belakang, membuka pinggul, merangsang sistem reproduksi, mengedarkan darah ke sistem hipofisis, menenangkan sistem saraf.

Secara mental – meringankan kecemasan ringan, menenangkan pikiran memberi energi pada pikiran.

 

  1. Crane Posture

 

Mulailah dari duduk-jongkok dengan kaki sejajar. Letakkan tangan ke bawah. Jarak tangan di depan jari kaki sekitar 50 cm. Jari-jari tangan menunjuk ke depan. Tarik napas, tekuk siku dan tekan telapak tangan dengan kuat ke tanah, tekan lutut ke tulang bahu Anda lebih dekat ke ketiak Anda. Biarkan berat badan Anda menempel pada lengan dan angkat kaki dari lantai. Titik keseimbangan berada di tangan Anda. Jagalah mata dan tenggorokan Anda terbuka untuk menjaga fokus.

Manfaat

Secara fisik – meningkatkan keseimbangan, memperkuat pergelangan tangan dan otot inti, membuka pinggul, merangsang sistem pencernaan.

Secara mental – meningkatkan konsentrasi, mempertajam fokus.

 

  1. Locust Posture

Berbaring telungkup dengan perut dan dagu di atas matras. Kaki diluruskan dengan jari-jari kaki menghadap ke belakang. Tangan diletakkan di sisi.

Tarik nafas dan angkat tangan, kaki, dan dada di waktu yang bersamaan. Tetap jaga agar jari-jari kakimu menghadap ke belakang dan lututmu terkunci. Tetaplah pada pose ini selama beberapa nafas.

Buang nafas dan lemaskan kaki, tangan, dan dada; kemudian dengan lembut lemaskan perutmu untuk beristrihat kembali di atas matras.

Manfaat

Secara fisik – merangsang sistem pencernaan, menguatkan otot inti, membuka dada, panggul, dan tenggorokan, membantu meringankan sakit punggung.

Secara mental – meringankan kecemasan ringan, menenangkan pikiran memberi energi pada pikiran.

 

  1. Staff Posture Variation

 

Duduk di atas lantai dengan kaki diluruskan ke depan. Sebarkan berat badanmu secara merata di tulang duduk. Perhatikan tulang ekormu, tulang punggung dan leher berada pada satu garis. Telapak tangan memegang lantai. Letakkan tangan di sisi luar paha.

Tarik nafas dan pancangkan telapak tanganmu dengan kuat dan angkat kakimu.

Buang nafas, bebaskan tanganmu dan demikian dengan tulang punggungmu secara perlahan.

Manfaat

Secara fisik – menguatkan pergelangan tangan, lengan, paha, serta membangun otot inti, meluruskan otot paha, merangsang sistem pencernaan dan membakar kalori.

Secara mental – menguatkan tekad.